Pertumbuhan PDB AS mencatatkan kejutan positif pada kuartal ketiga, didorong oleh belanja konsumen yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global. Data terbaru dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan ekonomi Negeri Paman Sam tumbuh pada laju tercepat dalam dua tahun terakhir.
Namun di balik angka PDB yang solid, terjadi tekanan signifikan pada sektor perdagangan dan industri manufaktur, khususnya di kawasan Detroit. Pergeseran arus perdagangan global mulai memunculkan risiko baru bagi kota industri utama AS.
Di saat yang sama, pemerintah AS meningkatkan pengawasan terhadap praktik perdagangan global dengan menargetkan apa yang disebut sebagai “armada hantu” kapal tanker, langkah yang berpotensi memengaruhi pasar energi dan logistik internasional.
Pertumbuhan PDB AS Didorong Belanja Konsumen
Produk domestik bruto AS tumbuh 4,3% secara tahunan pada periode Juli hingga September, meningkat dari 3,8% pada kuartal sebelumnya dan melampaui ekspektasi analis. Kenaikan ini menegaskan peran belanja konsumen sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi AS.
Pengeluaran rumah tangga meningkat tajam, terutama pada sektor kesehatan, perjalanan internasional, jasa hukum, komputer pribadi, serta perangkat lunak. Belanja terkait kecerdasan buatan (AI) juga memberikan kontribusi, meskipun lajunya melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.
Sementara itu, investasi bisnis melambat signifikan menjadi 2,8%, turun dari 7,3% pada kuartal sebelumnya. Perlambatan ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku usaha di tengah ketidakpastian kebijakan dan permintaan global.
Perdagangan Global Jadi Penopang Sekaligus Risiko
Perdagangan internasional menyumbang 1,59 poin persentase terhadap pertumbuhan PDB kuartal ketiga. Lonjakan ekspor dan penurunan impor menjadi faktor utama, seiring dampak kebijakan tarif yang terus digaungkan oleh Presiden Trump.
Namun, dampak positif ini tidak merata. Kota Detroit, yang sangat bergantung pada industri otomotif dan rantai pasok global, mulai merasakan tekanan akibat pergeseran pola perdagangan dan melemahnya permintaan barang tahan lama.
Permintaan barang tahan lama AS tercatat turun 2,2%, jauh lebih buruk dari perkiraan pasar. Penurunan ini mengindikasikan potensi pelemahan sektor manufaktur yang dapat membebani pertumbuhan pada kuartal berikutnya.
Apa dampak kenaikan PDB AS terhadap pasar saham dan dolar?
Kenaikan PDB AS cenderung mendukung pasar saham dan memperkuat dolar AS karena mencerminkan fundamental ekonomi yang solid. Namun, melemahnya sentimen konsumen dan penurunan permintaan barang tahan lama dapat membatasi reli lanjutan dan meningkatkan volatilitas pasar.
Kesimpulan
Data PDB AS kuartal ketiga menunjukkan ekonomi masih ditopang kuat oleh belanja konsumen dan perdagangan internasional. Meski demikian, perlambatan investasi bisnis, melemahnya sentimen konsumen, serta tekanan pada sektor manufaktur menjadi sinyal risiko ke depan.
Bagi pelaku pasar saham, forex, dan kripto, kombinasi data ekonomi kuat dan risiko struktural ini berpotensi menciptakan pergerakan harga yang lebih fluktuatif dalam jangka pendek. Pembaca juga disarankan mengikuti analisis lanjutan terkait inflasi AS, kebijakan suku bunga The Fed, dan dampaknya terhadap pasar global.
Ikuti update berita ekonomi & market terbaru di harteknikal.my.id
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi.

Komentar
Posting Komentar